Pengikut

Selasa, 16 Juni 2020

PEREMPUAN PENIKMAT SEJARAH

selamat pagi..... 
hari ini saya akan menceritakan tentang perempuan yang suka banget sama sejarah. 

namanya lasmi
kisah ini kelanjutannya dari perempuan pencinta kira namun dengan orang yang berbeda
lasmi ini suka banget sama yang namanya sejarah. 
Dari sejarah manusia ia baca sampai sejarah Indonesia, semalam ia bercerita sedikit tentang Indonesia dan saya akan mengulasnya disini
ketika anda mendengar  kapal jung mungkin masih asing terdengar ditelinga anda, kata lasmi
aku sedang asik bercerita jangan paksa aku untuk melakukan sesuatu selain bercerita

jika kamu pembaca pasti tidak asing lagi dengan anthony reid dan diego de couto
beliau adalah seorang sejarawan asia tenggara kelahiran selandia baru buku yang paling saya suka adalah sejarah modern awal asia tenggara dan tulisannya diego de couto tentang Da asia yang terbit pada tahun 1645.

kapal jung terdapat pandangan berbeda tentang asal namanya itu dari dialek cina, atau dari kata jawa. 
kata jung, jong atau junk dapat berasal dari kata cina untuk kapal (船) tadinya di ucapkan  sebagai ɦljon di bahasa Cina kuno. 
Namun, Paul Pelliot dan Waruno Mahdi menolak asal Cina untuk nama itu  Yang lebih mendekati adalah "jong" dalam bahasa Jawa yang artinya kapal. Kata jong dapat ditemukan dalam prasasti Jawa kuno abad ke 9. Kata ini masuk bahasa Melayu dan bahasa Cina pada abad ke-15, ketika daftar catatan kata-kata China mengidentifikasikannya sebagai kata Melayu untuk kapal.
Kata ini masuk bahasa Melayu dan bahasa Cina pada abad ke-15, ketika daftar catatan kata-kata China mengidentifikasikannya sebagai kata Melayu untuk kapal.

orang jawa sangat berpengalaman dalam seni navigasi mereka dianggap sebagai perintis seni paling kuno ini Walaupun banyak yang menunjukkan bahwa orang Tionghoa lebih berhak atas penghargaan ini, dan menegaskan bahwa seni ini diteruskan dari mereka kepada orang Jawa.”

Demikian tulis Diego de Couto dalam buku Da Asia, terbit 1645. Bahkan, pelaut Portugis yang menjelajahi samudera pada pertengahan abad ke-16 itu menyebutkan, orang Jawa lebih dulu berlayar sampai ke Tanjung Harapan, Afrika, dan Madagaskar. Ia mendapati penduduk Tanjung Harapan awal abad ke-16 berkulit cokelat seperti orang Jawa. “Mereka mengaku keturunan Jawa,” kata Couto, sebagaimana dikutip Anthony Reid dalam buku Sejarah Modern Awal Asia Tenggara.

Tatkala pelaut Portugis mencapai perairan Asia Tenggara pada awal tahun 1500-an mereka menemukan kawasan ini didominasi kapal-kapal Jung Jawa. Kapal dagang milik orang Jawa ini menguasai jalur rempah rempah yang sangat vital, antara Maluku, Jawa, dan Malaka. Kota pelabuhan Malaka pada waktu itu praktis menjadi kota orang Jawa.

Tatkala pelaut Portugis mencapai perairan Asia Tenggara pada awal tahun 1500-an mereka menemukan kawasan ini didominasi kapal-kapal Jung Jawa. Kapal dagang milik orang Jawa ini menguasai jalur rempah rempah yang sangat vital, antara Maluku, Jawa, dan Malaka. Kota pelabuhan Malaka pada waktu itu praktis menjadi kota orang Jawa.

Di sana banyak saudagar dan nakhoda kapal Jawa yang menetap, dan sekaligus mengendalikan perdagangan internasional. Tukang-tukang kayu Jawa yang terampil membangun galangan kapal di kota pelabuhan terbesar di Asia Tenggara itu. Bukti kepiawaian orang Jawa dalam bidang perkapalan juga ditemukan pada relief Candi Borobudur yang memvisualkan perahu bercadik – belakangan disebut sebagai “Kapal Borobudur”.

Di sana banyak saudagar dan nakhoda kapal Jawa yang menetap, dan sekaligus mengendalikan perdagangan internasional. Tukang-tukang kayu Jawa yang terampil membangun galangan kapal di kota pelabuhan terbesar di Asia Tenggara itu. Bukti kepiawaian orang Jawa dalam bidang perkapalan juga ditemukan pada relief Candi Borobudur yang memvisualkan perahu bercadik – belakangan disebut sebagai “Kapal Borobudur”.

jadi menurut saya indonesia itu adalah negara unik
mereka bisa membuat kapal yang begitu besar jauh sebelum ceng ho dan colombus
seharusnya kita belajar dari sejarah
seperti kata soekarno dalam jargonnya jas merah " jangan sekali kali engkau meninggalkan sejarah"
tetapi seperti kata hegel apa yang kita pelajari tentang sejarah ternyata kita tidak pernah belajar dari sejarah

lennin mengatakan " 10 malam dapat mengguncangkan dunia"
saya mengatakan " 1  jam menulis dapat mengguncangkan sosial media"

aku update status maka aku ada
Selasa, 16 Juni 2020
-J:H-
-SANG PENAKLUK-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar