BESOK MAU KERJA APA?
_________________________________
setiap orang ketika setelah habis menempuh pendidikan entah itu sma ataupun perguruan tinggi selalu disodorkan pertanyaan "kamu kerja apa"
pendidikan adalah proses memanusiakan manusia yang lain bukan malah melatih orang untuk bekerja hanya untuk sekedar menukarkan keringat dan ilmunya untuk sepeser rupiah
manusia bukanlah hamba rupiah, apalagi boneka para borjuis modern.
sejatinya banyak orang yang salah mendefinisikan "apa itu kerja"
bisa dikatakan bahwa kerja adalah sebuah perihal kewajaran bagi tiap-tiap individu dimuka bumi ini, dalam menjalani kegiatan sehari-harinya.
namun, yang perlu kita perluas dan perdalam adalah, bahwa kerja itu bukanlah kesempitan pemaknaan saja, yang hanya ditasbihkan pada tindakan yang menghasilkan uang,dan sejumlah keuntungan pribadi saja.
akan tetapi kerja, kerja pada dasarnya adalah sebuah aktivitas, sebuah kegiatan yang ditimbulkan akibat interaksi seorang individu, pada sebuah kondisi lingkungan yang mempengaruhi akal manusia dan jiwa mereka, hingga mereka mewujudkan hal tersebut melalui sebuah kehendak mereka, yang kemudian disebut dengan kerja.
banyak kegagalan sebuah proses pemahaman dalam memaknai kerja, yang pada akhirnya mereka menyempitkan pandangan mereka sendiri dalam memahaminya. hasil nyata yang mampu mereka peroleh yang agaknya lebih condong pada kisaran materi lebih menjadi sorotan utama berapa banyak uang yang mampu dikumpulkan atau berapa nilai yang diperoleh.
namun banyak dari kalangan yang kurang peduli dengan pertanyaan-pertanyaan seperti, berapa orang yang mampu sadar dari kesalahannya, berapa buku yang mampu kau baca dalam sehari ataupun berapa banyak ilmu yang mampu kalian pahami dan kemudian kalian terapkan.
sekarang jika ada yang bertanya kau mau jadi apa?
saya akan jawab " saya ingin menjadi penulis yang hebat"
banyak penyair berkata, gajah mati meninggalkan gadingnya
lalu apa yang ditinggalkan manusia ketika dia telah meninggal dunia?
algajali berkata "jika engkau bukan anak raja maka menulislah"
orang akan dikenang setelah meninggal dunia jika mereka membuat perubahan dalam bentuk apapun yang akan selalu dikenang oleh zaman itu dan setelahnya.
socrates memang tak meninggalkan satupun karya yang dia tuliskan, namun buah pikirannya menjadi pokok pembahasaan filsafat yunani kuno sampai saat ini. bersama dengan tokoh yang lain seperti plato dan aristoteles.
pemikiran dan diskusi-diskusinya banyak dituliskan oleh pengikutnya seperti pengikut aristoteles dinamakan aristotelian dan pengikut plato adalah platonis.
Dengan menulis, kita bekerja untuk keabadian.
Setiap saat banyak kesan yang bermunculan dari mereka yang membaca dan tidak menutup kemungkinan menculnya buah pikir yang baru , lewat salah satu gagasan yang telah ada karena lewat menulis pula kita mengenal keabadian lewat perubahan-perubahan, yang menjadi problem keabadian yang tak ada habisnya.
Seperti yang dikatakan oleh kierkegaard, seorang filsuf romantisisme, bahwa alur sejarah merupakan problem keabadian kehidupan, yang berporoskan pada tesis-antitesis-sintesis.
Sebuah karya dan pemikiran akan terus abadi membawa nama pengarangnya, ditengah perubahan dan pembaharuan setiap zamannya,hingga ciptakan karya baru.
Jika kita tidak menulis dan membaca lantas apa bedanya kita sama hewan.
Dengan membaca kita mengenal dunia
Dengan menulis kita akan dikenal dunia
Jika kita tak pernah belajar dari masa 3000 tahun lalu lantas untuk apakah diciptakan akal ini
Belajarlah dari sejarah.
Tetapi hegel mengatakan "we learn from history that, we do not learn from history"
Apa yang kita pelajari tentang sejarah ternyata kita tidak pernah belajar dari sejarah.
Tetapi semua bergantung pada manusia itu sendiri
Merespok kehidupannya, setiap individu manusiapun adalah anak dari setiap zamannya.
Maka janganlah terbawa arus dengan suasana zamanmu, namun bertemanlah dengan perubahan zaman dan responlah dengan bijak.
Sampai saat ini aku masih mencintamu ππ
Oh kekasih hayalanππ
Sabtu, 13 juni 2020
~SANG PENAKLUK~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar