Pengikut

Jumat, 21 Agustus 2020

THE SYIAH ASCENDANCY


Sebentar lagi 10 muharram pertempuran antara yazid bin muawwiyah khalifah bani umayyah saat itu dengan cucu nabi muhammad.Banyak

 yang nggk tau peristiwa saat ini

Dimana cucu nabi putra imam ali dibunuh tanpa ampun dan banyak yang beranggapan bahwa islam syiah lahir dari kebijakan politisnya.Mereka berpandangan bahwa yang memiliki pengikut sedikit itu adalah sesat.

Menganggap jumlah pengikut sebagai neraca keabsahan suatu kelompok atau ajaran adalah cara berfikir yang tidak logis.

Menilai ajaran "selain islam syiah" sebagai ajaran yang legal, kredibel, dan autentik karena jumlah pengikutnya lebih banyak, sedangkan islam syiah yang pengikutnya minoritas sebagai ajaran imitasi dan sumber adanya perpecahan umat.

Kenyataannya, seseorang bisa meyakini kebenaran suatu ajaran bukan karena banyaknya pengikutnya, demikian juga yang meyakini suatu ajaran itu sesat bukank pertimbanganjumlahpengikut.Memberikan posisi bagi islam syiah atau ajaran lainnya berdasarkan kuantitas pengikutnya merupakan sikap yang keliru.Secara umum , ajaran atau idiologi islam syiah adalah konsekuensi langsung dari formula gerakan dakwah islam dengan tujuan untuk menjaga misi suci yang diperjuangkan rasulullah saw. Sehingga berkelanjutan dengan pasti.

Beberapa peneliti mencoba membagi islam syiah menjadi dua bagian:

Pertama syiah spiritualis, dan kedua syiah politis.Setelah peristiwa karbala para imam syiah  menarik diri dari dunia politik.

Bahkan mengasingkan diri dari urusan duniawi.Kenyataannya sejak lahirnya ajaran islam syiah tidak pernah terbukti hanya cenderung pada kegiatan spiritual semata. Ajaran ini terlahir sebagai mata rantai keberlanjutan program dakwah islam pasca rasulullah dengan kepemimpinan imam ali bin abi thalib.Oleh sebab itu, islam syiah tidak bisa dibagi-bagi dengan dasar ini.

judul tulisan ini saya buat demi menggugah dalam berfikir,  Syiah selalu saja dipandang sebelah mata  oleh dunia luar dan hari ini cita-cita imam Ali yang memindahkan ibu kota saat itu ke Irak tercapai, walau belum sepenuhnya.


jangan pernah mengukur kebenaran dari jumlah orang yang mengikutinya

Menurut saya itu tidak logis

Selamat berfikir

~J:H~

~SANG PENAKLUK~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar