Pengikut

Rabu, 21 April 2021

AGUSTINUS DAN HAKEKAT BERPUASA

 

MARHABAN YA RAMADHAN


Puasa membersihkan jiwa, membangkitkan pikiran, mengarahkan kedagingan pada roh, membuat kerendahan hati, menghancurkan nafsu birahi, memadamkan api nafsu, menyalakan cahaya kesucian sejati dan masuk kembali kedalam dirimu. (Agustinus)

Berbicara tentang puasa, semua agama abrahamik menganjurkan untuk berpuasa sebab dari berpuasa kita akan memperoleh kebahagiaan dan nilai-nilai kemanusiaan kita semakin bertambah.

Dalam pandangan Agustinus puasa itu memiliki 2 poin yaitu asketis dan spiritual, asketis berbicara tentang bagaimana manusia mempersiapkan diri untuk melawan segala godaan termasuk makan dan minum. Sedangkan spiritualitas berbicara tentang kebahagiaan, memperkaya fikiran dan juga hubungan antara kita dengan Tuhan dan juga manusia.

Sejatinya berpuasa itu tidak perlu ada unsur paksaan, biasanya orang berpuasa itu karena ada maunya saja. Ada yang berpuasa karena ingin diet, ada juga karena orang tuanya yang nyuruh. Pada hakikatnya puasa itu bukan melawan tubuh kita untuk makan dan minum tapi justru untuk memperbaiki tubuh kita. Puasa juga menandai moral. Dalam pemikiran Agustinus ada tiga tahapan dalam berpuasa pengampunan, rekonsiliasi dan perdamaian.

Kalau di agama yang dianut Agustinus ia puasa dilakukan pada hari Rabu dan Jum’at , hari Rabu untuk memperingati putusan membunuh Yesus sedangkan hari Jum’at untuk memperingati penyaliban Yesus.  Dalam hal ini Agustinus juga memiliki kebiasaan berpuasa setiap hari ia memiliki kebiasaan tidak makan dan minum sampai jam tiga sore sebab menurutnya berpuasa itu untuk membenahi diri kita.

Selamat menunaikan ibadah puasa

 

Penulis

Sang Penakluk

 

Rabu, 07 April 2021

Kelaparan dan keadilan yang tak adil


 Bagi saya definisi santun adalah berjuang mewujudkan keadilan sosial buat rakyat, tidak mencuri uang rakyat itu namanya santun. Kalau cuma ngomong doang yang santun tapi mencuri itu namanya bangsat. 

(Basuki Tjahaja Purnama) 


Seseorang dikatakan mencuri jika dia miskin, dan jika orang kaya mencuri mereka menyebutnya dengan korupsi (bahasa gaulnya) mereka nggk mau disamakan dengan orang miskin maka di katakanlah dengan korupsi. perbedaan ketika orang miskin mencuri adalah kelaparan, orang miskin jika sudah lapar dan tak tahu lagi mau gimana langkah yang paling ampuh adalah mengemis atau mencuri. Tetapi menurut mereka mengemis adalah sesuatu ajaran yang tak baik menurut teori kredo. sedangkan orang kaya yang mencuri untuk kenikmatan dan memperkaya diri sendiri tanpa memperdulikan nasib manusia lain. 

orang kaya tak pernah peduli dengan si miskin, mereka hanya mau mengsejatrahkan keluarganya sendiri dan membiarkan orang lain kelaparan. 

Ketika mereka pengen terkenal didunia maya mereka memotret orang miskin yang lagi tersenyum dan mengatakan kebahagiaan itu tak harus dengan uang. Ini menurut saya tak ubahnya dengan iblis, bahkan melebihi iblis sebab iblis jika bisa dilihat mungkin mereka lebih baik dari manusia-manusia kaya yang mementingkan diri sendiri. 

sudahkah kalian peduli hari ini? mau sampai kapan kerakusan ini ada? 

Kamu tau bunyi apa yang paling diharamkan? Bunyi yang diharamkan itu adalah bunyi piring dan sendok yang kedengaran orang yang sedang kelaparan. 

apakah kamu masih berbangga dengan kekayaanmu? Mungkin kelaparan ini akan terus berlanjut sampai kapanpun dan jika terus ada mungkin derita cinta akan lahir. 

Tubuh ini ibarat maryam dan jika derita cinta lahir maka Yesus akan lahir.