Pengikut

Selasa, 22 Desember 2020

Selamat datang di-dunia tipu-tipu

pada pergantian tahun kemarin atau biasa dikenal dengan malam tanggal 1 Januari, saya disuguhkan tulisan Jean baudrillard dengan dasar teori simulasi dan simulakra.
Tulisan yang cukup mengoceh isi kepala karena keruwetan pemikirannya.

Semua yang didunia ini hanya tipu-tipu belaka, ketika manusia-manusia unggul masuk ke dunia perindustrian maka yang terjadi hanya tipu-tipu.
Contohnya iklan yang disuguhkan di media elektronik.
memang itu adalah strategi pemasaran yang dibuat untuk mengelabui konsumennya.
seperti iklan pembersih jerawat yang memakai jasa artis untuk mempromosikannya. Jika kita meneliti tentang artis yang memperomosikannya itu, tanpa dia menggunakan barang itu wajahnya sudah putih dan bersih karena memang sudah perawatan.
selamat datang di-dunia tipu-tipu, dimana kita bisa melakukan suatu profesi tanpa harus masuk ke-dalam profesi itu.
kita di suguhi oleh simulakra.
Kita dipaksa percaya sesuatu yang tak nyata dan yang tak pernah ada.

Seperti naga, kita percaya bahwa naga itu seperti ular besar yang terbang.
Hewan yang tak pernah ada, dan kita dipaksa untuk percaya.

Selamat datang di-dunia tipu-tipu.
Bukan Jean baudrillard



Asal bukan cintamu yang tipu-tipu ya🥴

Senin, 14 Desember 2020

PENINDASAN


 Penindasan adalah pemaksaan terhadap orang lain, mungkin seperti itu definisi yang singkat. Intinya penindasan itu tidak baik.

nah, yang sering menggunakan kata penindasan adalah mahasiswa. Kalau teman saya dia sering mengatakan " kampus itu tirani kawan"  dan " kampus itu selalu menindas mahasiswa dengan tugas-tuganya"-kata Iki salah satu teman saya yang kocak. Dan saya jawab dengan spontan, ya kalau nggak mau dikasih tugas ya, jangan kuliah.

Penindasan juga sering dilakukan oleh senior kepada juniornya. Katanya mengambil kata-kata Tan malaka "terbentur,terbentur,lalu terbentuk" itu kata-kata yang sering saya dengar dari senior-senior yang bijak.

padahal jika diukur dari segi pengetahuan toh kita sama. mungkin kebanyakan panggilan senior di kampus itu karena dia terlebih dahulu melihat bumi ini (kampus).

Saya sering merasa aneh, ketika mahasiswa  mengatakan "lawan penindasan". Berkoar-koar layaknya aktivis 1998. Padahal jika ingin merubah sesuatu harus dari akarnya dulu. Contohnya ketika disuruh emak, tapi kita sedang asik nonton Drakor. Kalau mahasiswa yang sering menggunakan kata penindasan pasti ia langsung mengatakan. Wah emak ini adalah bentuk penindasan. Setelah mengatakan itu sapu dan ember melayang diudara layaknya Avatar.

Coba deh sekali-kali demo emak kau agar bisa dibilang layaknya aktivis sejati. Dan saya juga paling nggak suka senior yang nyuruh-nyuruh. senior selalu mengatakan apa yang kalian lewati sekarang, kami juga pernah melewatinya. Spontan saya mengatakan kepada senior yang selalu mengungkapkan kata-kata itu "senior kata Ali bin Abi Tholib r.a bahwa didiklah anak mu sesuai zamannya" nah, zaman senior dan zaman saya itu berbeda.

nah, berbicara tentang penindasan, penindasan ini sudah ada sejak manusia pertama dibumi yaitu nabi Adam. bahkan sampai berujung kepada pembunuhan yaitu tragedi khabil dan khobil ( buku makrifat cinta). Dan sekarang yang lagi tren itu penindasan sesama umat beragama. Seperti yang selalu diberitakan dimedia, yang terjadi di Palestina.

Dalam buku 1 kota 3 tuhan yang ditulis oleh seorang jurnalis itu jauh berbeda seperti yang selalu diberitakan di media-media.

Kota Yerusalem yang orang Yahudi menyebutnya dengan "yerusblayim" artinya kota perdamaian. Sementara orang Arab menyebutnya al-quds artinya Kudus (suci). Dalam konsep logika saya tidak mungkin kota yang dianggap suci atau perdamaian ini dijadikan peperangan. Didalam buku ini juga menjelaskan bahwa orang Arab (palestina) ini juga sering berinteraksi dengan orang Yahudi disana. Mungkin benar agama adalah alat yang paling bagus untuk mengadu domba.

~SANG PENAKLUK~

~ J:H~